Underage idols face violation of basic human rights

24 Aug

Sebuah berita mengejutkan baru-baru ini telah dilaporkan, dan berhubungan dengan berhala di bawah umur dan trainee yang bermimpi menjadi selebriti. Laporan itu menyatakan bahwa berhala-berhala di bawah umur harus tahan yang kuat pelanggaran hak asasi manusia dasar, khususnya di arena eksploitasi seksual dan urusan belajar.

Menurut sumber-sumber melaporkan dari Perempuan dan Keluarga Urusan Pemuda Analisis Kebijakan dan Evaluasi laporan Pusat, berjudul, “Analisis di bawah umur Idols ‘Seksual Perlindungan, Tenaga Kerja dan Urusan Kondisi Belajar,” satu dari setiap sepuluh mengalami permintaan yang mereka mengungkapkan tubuh tertentu berhala bagian. Selain itu, di antara berhala-berhala ini di bawah umur, 50% mengalami pembelajaran melanggar hak-hak mereka karena mereka tidak dapat benar mendengarkan ceramah kelas, dan 36% mengalami anak mereka melanggar hak-hak buruh karena mereka bekerja minimal 8 jam sehari.

Selain itu, penelitian ini juga menyatakan bahwa dari para selebriti yang berumur 19 tahun atau kurang, 10,2% menjawab “ya” untuk memiliki mengungkapkan baik kaki mereka, dada, atau pantat selama aktivitas mereka sebagai selebriti. Wanita itu terutama siswa (60%) yang ditargetkan oleh permintaan untuk mengungkapkan tubuh mereka, atau sangat dianjurkan untuk menjalani operasi plastik (14,6%). Selain itu, meskipun 65,9% dari berhala-berhala ini di bawah umur menyadari pentingnya menghadiri dan mendengarkan kelas kuliah, selama semester pertama, 26,9% dari berhala-berhala ini yang biasanya hanya dapat menghadiri kelas dua hari dari seminggu penuh.

Walaupun ini merupakan masalah yang terus-menerus berspekulasi oleh netizens, investigasi dan analisis ini memberikan bukti perlakuan yang berhala Korea harus tahan agar menjadi sukses.

Sementara itu, melalui studi ini, Perempuan dan Keluarga Urusan Pemuda Analisis Kebijakan dan Evaluasi Pusat berencana untuk melakukan analisis rinci lebih lanjut masalah tersebut, dan membangun sebuah resolusi yang layak melalui diskusi dengan para ahli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: