Siput panah asmara

25 Jul

Jakarta – Siput yang memiliki ekor tiga kali lebih panjang dari kepalanya merupakan spesies yang baru ditemukan di Kalimantan. Siput ini memiliki keunikan bisa menyemburkan “panah asmara” selama proses pembuahan.

Pencarian spesies baru di Kalimatan itu bagian dari proyek Jantung Borneo yang dimulai pada Februari 2007 dan didukung oleh

World Wildlife Fund (WWF) serta negara yang berbagi pulau yang sama; Indonesia, Malaysia, dan Brunei.

Siput itu ditemukan di dataran tinggi Gunung Kinabalu dan memiliki ekor tiga kali lebih panjang dari kepalanya. Siput itu juga mampu menyemburkan “panah asmara” kalsium karbonat selama proses pembuahan untuk memasukkan hormon ke dalam pasangannya.

Saat beristirahat siput tersebut membungkus keliling tubuhnya menggunakan ekornya.

Total spesies baru yang ditemukan proyek Jantung Borneo WWF terdiri dari 67 tanaman, 29 hewan invertebrata, 17 ikan, 5 katak, 3 ular dan 2 kadal.

Borneo telah lama dikenal sebagai pusat serangga monster, termasuk kecoak raksasa panjangnya berukuran 10 cm.

Jantung Borneo menjadikan pulau Kalimantan target usaha konservasi karena menjadi rumah bagi 10 spesies primata, lebih dari 350 spesies burung, 150 reptil dan amfibi serta 10 ribu tanaman menakjubkan yang tidak ditemukan di belahan dunia mana pun.

Penjelajahan ilmuwan termasuk menemukan serangga batang terpanjang di dunia dengan ukuran 56,7 cm, ular berwarna api dan seekor katak yang bisa terbang seperti ninja serta bisa mengubah warna kulit dan matanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: